Senin, 26 Oktober 2009

BenQ Joybook Lite U121 Eco, Bersahabat


Mengajak setiap orang untuk menjaga lingkungan hidup demi kelangsungan bumi tercinta ini bukanlah perkara gampang, apalagi di tengah gaya hidup modern yang kerap meningkatkan konsumsi sumber daya alam. Peran pelaku industri sangat penting di sini mengingat produk yang mereka hasilkan kerap mengambil dari alam dan mampu mempengaruhi gaya hidup manusia yang memakainya. Lewat netbook seri terbarunya, Joybook Lite U121 Eco, BenQ memberi contoh bagaimana industri bisa peduli pada lingkungan.

Joybook Lite U121 Eco sebenarnya masih mengusung rancangan dasar sebuah netbook yang terpaku pada prosesor Intel Atom dan fasilitas standar lainnya seperti Wi-Fi dan desain yang bergaya. Untuk itu solusi lain dikembangkan agar bisa tampil beda atau lebih baik dibandingkan kompetitor, salah satunya menggunakan isu lingkungan. Beberapa keunggulan yang ditonjolkan U121 Eco memang menarik di mana yang paling memikat adalah daya tahan batere 6 sel yang mencapai 8 jam (mode ekonomi) dan pengisian ulang yang hanya memerlukan waktu 1 jam untuk mencapai kapasitas 80%. Daya tahan dan kecepatan isi ulang ini jelas di atas rata-rata netbook kompetitornya.

Untuk lebih menghemat energi, U121 Eco memakai CPU Atom seri Z530 yang meskipun karakter kinerjanya mirip dengan N270 (sama-sama 1,6GHz dengan FSB 533MHz) namun Z530 memiliki TDP (Thermal Design Power) hanya 2 watt. Artinya, tingkat TDP Z530 yang lebih rendah 0,5 watt dibandingkan N270 membuat netbook jadi lebih irit daya dan tidak lebih panas dibandingkan TDP 2,5W pada Atom N270.

LCD 11,6” yang digunakan memanfaatkan sistem pencahayaan LED yang rendah daya. Karena desain-desain inilah U121 menyerap daya 40% lebih sedikit dibandingkan model sebelumnya. Kata “Eco” pada netbook ini pun dicerminkan lewat penggunaan material ramah lingkungan karena 75% komponen mekanik di netbook ini dapat didaur ulang.

Jika seri pendahulunya (Lite U101) digambarkan sebagai netbook yang tangguh atau tahan tempaan, seri Lite U121 ini justru terlihat lebih ringkih meski tetap terlihat cantik luar dalam. Ringkih di sini dapat diartikan sebagai peringatan pada lingkungan kita.

Dua warna pilihan yang disediakan sebenarnya merupakan ajakan BenQ untuk peduli pada alam seperti warna biru laut yang mengingatkan kita untuk melindungi laut dari polusi sampah dan warna putih yang menggambarkan es di kutub yang sebagian mulai cair akibat pemanasan global. Meskipun desain visualnya terlihat kurang tegas memaknai kepedulian pada alam namun apa yang coba diangkat BenQ pada netbook barunya ini merupakan contoh baik bagi kita semua.

***


Lalu bagaimana kemampuan Lite U121 Eco sendiri? Dari hasil tes yang kami lakukan, tampaknya prosesor Z530 pada netbook ini masih tampak serupa dengan N270 sebelumnya. Namun karena memakai chipset Poulsbo US15W yang menanamkan chip grafis GMA500, kinerja visual jadi membaik meski tidak meningkat signifikan.

Yang mencolok jelas pada daya batere yang rata-rata penggunaannya mencapai 5 jam lebih. Jelas netbook ini menjawab kebutuhan Anda untuk komputasi dan aktivitas mobile Internet (via koneksi 3G) yang lebih lama, dukungannya pada lingkungan juga menjadi isu menarik yang tak layak diabaikan begitu saja.

1 comment:

Vestora mengatakan...

heheh bagus juga .... sekalian mo iklan dikit yaaa.... di http://vestorra.blogspot.com jangan lupa yaaa